KEADILAN – Aquarium Gakyo terkenal sebagai “art aquarium”, paduan ikan hias dalam aquarium berbentuk unik dengan teknologi pencahayaan dan karya seni budaya Jepang. Dapat dijumpai di lantai 3 Aquarium City Mall di Aqua City Odaiba, Minato City, Tokyo. Di mal ini, keindahan pusat kota Tokyo dan Rainbow Bridge-nya terlihat dengan jelas. Begitu pula air mancur raksasa yang baru diresmikan, Maret 2026.
Jejeran hiasan ikan maskoki yang bertengger di atas pintu masuk aquarium disertai kabut “dry ice” yang turun tanpa henti, bagai tirai magis mengundang siapa pun yang melihatnya untuk masuk istana bawah air. Dengan membeli tiket seharga 1.500 Yen, pengunjung boleh menikmati keindahan di dalamnya selama 1-2 jam.

Terdiri dari 5 ruang yang saling terhubung, Aquarium Gakyo berusaha menghadirkan keindahan tradisi dan budaya Jepang yang magis dan dinamis. Ruang berupa lorong yang redup menyambut pengunjung, beberapa aquarium berjejer di dinding dengan teknik pencahayaan yang menimbulkan suasana yang berbeda. Ikan maskoki menari cantik dalam aquarium.
Ruang utamanya terinspirasi dari Istana Naga bawah laut, mitos perairan lepas Pantai Odaiba. Aneka ikan mas khususnya maskoki memenuhi hampir semua aquarium warna warni. Aquarium lain berbentuk kaleidoskop yang unik ikut menghibur. Begitu pula ruang lainnya, ikan mas dan mas koki dalam aquarium berbagai bentuk seolah menari di antara payung-payung khas Jepang. Di mana-mana ada ikan mas dan maskoki. Bila kita bukan pengagum ikan maskoki, hal ini bisa jadi kejutan yang kurang menarik, serasa berada di pameran pasar ikan hias dalam level yang lebih tinggi.

Bagi masyarakat Jepang dan Cina, ikan maskoki adalah simbol keberuntungan dan kemakmuran. Sisik merah dan warna emas pada maskoki dipercaya melambangkan kekayaan dan penolak bala. Ikan tersebut dianggap mampu membawa ketenangan dan hoki bagi yang memeliharanya dengan baik. Maskoki warna hitam dipercaya mampu menyerap atau menangkal energi negatif.
Maskoki yang dalam bahasa Jepang dikenal sebagai kingyo adalah ikan hias yang bersejarah dan lekat dengan budaya Jepang. Maskoki populer sejak abad 18. Keanggunan sirip dan bentuk tubuhnya yang indah sering dijadikan motif pada lukisan, kimono, payung kertas tradisional, kipas, dan aneka kerajinan termasuk kerajinan keramik. Maskoki juga sering ditampilkan dalam berbagai festival seperti menangkap ikan dan sebagainya.

Jepang mempunyai peran penting dalam menghasilkan varietas ikan maskoki. Varietas Ranchu yang mendunia yang sering dijuluki sebagai “Raja Maskoki” adalah hasil teknik persilangan yang teliti dan canggih. Ciri khas Maskoki Ranchu adalah mempunyai “godek” di sisi kanan dan kiri kepalanya. Ikan maskoki Ranchu jenis Buffalo di pasaran Indonesia bisa dihargai sekitar dua ratus ribuan seekor. Tentu saja harga bisa sangat fluktuatif tergantung pasar.
Di Aquarium Gakyo ada juga beberapa aquarium lainnya dalam jumlah sedikit berisi beberapa jenis ikan. Ikan Arwana yang juga banyak terdapat di pasar ikan hias di Indonesia terlihat dalam salah satu aquariumnya. Satu dua aquarium terarium, seni kayu apung dan batu serta lumut atau tanaman lainnya dengan teknik pencahayaan khusus turut hadir dalam salah satu ruangan.

Hal lain yang bisa jadi menarik adalah pojokan khusus rental kimono Jepang. Dengan menyewa kimono Jepang, pengunjung bisa mondar mandir mengenakan kimono di area aquarium untuk sekedar menikmati lucunya ikan maskoki ataupun selfi bersama ikan. Untuk rental kimono, perlu reservasi sebelumnya namun jika beruntung, bisa langsung dilayani saat itu juga.
Rasanya kurang adil membandingkan aquarium seni Gakyo dengan Sea World kita di Ancol. Fasilitas aquarium raksasa Sea World yang menyuguhkan keanekaragaman biota laut mulai dari ikan hias sampai hiu, kesempatan menyentuh hewan laut hidup seperti bintang laut, dan banyak fasilitas lainnya tentu jauh lebih menarik. Tidak bisa tidak, biaya 1.500 Yen yang setara dengan biaya masuk Sea World tentu membuat dompet sedikit “meringis” bila tidak mau dikatakan menyesal bayar 1.500 Yen hanya untuk lihat ikan hias dan ikan maskoki.
Kehadiran ruang bermain interaktif cukup menghibur dan seru. Dengan teknologi modern, di area ini pengunjung bisa bermain ramalan nasib atau melakukan permainan menangkap ikan. Bila berhasil Anda dapat membuat foto seolah ikan berada di telapak tangan. Bila tidak, lupakan saja. Anda dapat buat foto dengan ikan mas atau ikan maskoki sungguhan di aquarium rumah atau rumah teman.****
BACA JUGA: Ketika Bertahan Hidup Adalah Kejahatan








