Desak KLB Digelar, Puluhan Anggota PWI Unjuk Rasa

KEADILAN – Puluhan wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berunjukrasa di depan Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (23/07/2024), menuntut agar PWI melakukan Kongres Luar Biasa (KLB). Tuntutan ini merupakan buntut kisruh yang terjadi di orgaisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Penanggung jawab aksi unjukrasa Edison Siahaan mengatakan, cara KLB adalah satu-satunya upaya efektif untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di tubuh PWI saat ini.

Desak KLB Digelar, Puluhan Anggota PWI Unjuk Rasa 2

“Pertikaian yang begini panjang sejak awal Februari tidak ada menemukan solusi, yang muncul hanyalah gugat-menggugat, lapor melapor membuat kita terus terang tidak nyaman,” ucap Edison di Gedung Dewan Pers.

Lebih jaih dijelaskan Edison, Dewan Kehormatan (DK) PWI sudah menerbitkan surat untuk dibentuk KLB. Surat itu ditujukan kepada Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat dan para Ketua PWI seluruh Indonesia.

”Kita menilai bahwa KLB satu-satunya solusi yang bisa membuat suasana menjadi kondusif. Apapun hasil solusi itu, hasil KLB itu, ya harus kita taati sebagai anggota,” ucapnya.

Desak KLB Digelar, Puluhan Anggota PWI Unjuk Rasa 3

Untuk diketahui, DK merupakan organ dalam PWI yang juga dipilih dalam Kongres PWI XXV di Bandung. Kongres tersebut selain memilih ketua umum juga menghasilkan Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

Di dalam Pasal 21 ayat (2) Peratursn Rumah Tangga disebut, “Keputusan Dewan Kehormatan bersifat final”.

Penanggung jawab aksi lainnya Ronni Kusuma berharap, PWI Pusat bisa diganti dengan orang-orang berintegritas. Dia mendorong PWI membuat inovasi agar kualitas jurnalis semakin baik.

Selain itu Ronni meminta agar PWI Pusat memperhatikan seluruh anggotanya di Indonesia. Menurutnya, kondisi media saat ini semakin sulit.

“kita harus sama-sama wujudkan ini Agar KLB segera terjadi sehingga tampu pemindahan di PWI pusat ini ditempati orang -orang integritas dan juga memiliki marwah ke PWI, dan menjadikan PWI terus menjadi lebih baik, ” ujarnya.

”Persaingannya sekarang sudah bukan urusan uang-uang lagi ini, ya, profesi jurnalis harus dikembalikan SDM-nya meningkatkan kemampuannya, gitu ya sudah sekarang zaman AI, jangan mikirin duit-duit lagi, AI ini, latih semua anggota PWI,” pungkasnya.

Reporter: Penerus Bonar

BACA JUGA: PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 17 di Majalah Hidup