KEADILAN – Kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK berbuntut panjang. AT, pengusaha tempat hiburan malam pun akan diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. AT akan dimintai keterangan terkait rumah mewah di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, yang ditempati Ketua KPK Firli Bahuri.
Surat panggilan sudah dilayangkan dan dijadwalkan pemeriksaan dilakukan, pada Rabu (1/11/2023). “Besok, jam 10.00 WIB,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Selasa (31/10/2023).
Pemeriksaan terhadap pengusaha tempat hiburan malam itu diduga terkait rumah safe house Ketua KPK Firli Bahuri di Jalan Kertanegara Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Rumah mewah yang pekan lalu digeledah oleh penyidik Polda Metro Jaya bersama Dittipikor Bareskrim Polri disebut disewa oleh AT untuk Ketua KPK Firli Bahuri rehat seharga Rp650 juta pertahun.
Penggeledahan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo. Bahkan Syahrul Yasin disebut-sebut sempat bertemu dengan Ketua KPK Firli Bahuri di rumah tersebut.
Rumah itu diketahui milik seseorang berinisal E sengaja disewa oleh AT untuk Firli Bahuri. Apa alasan AT menyewa rumah untuk Firli belum diketahui. Begitu juga apa hubungan AT dengan Ketua KPK Firli Bahuri juga belum diketahui.
Reporter: Penerus Bonar
BACA JUGA: Terkait Kasus Pemerasan, Polisi Periksa Direktur Pelayanan Laporan dan Pengaduan KPK







