KEADILAN – Kapolrestabes Semarang, Jawa Tengah Kombes Irwan Anwar dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Kombes Irwan akan dimintai ketetangan sebagai saksi karena dia disebut sebut mengetahui kasus dugaan pemerasan tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto membenarkan pihaknya memanggil Kapolrestabes Semarang sebagai saksi. “Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan melaksanakan pemeriksaan terhadap Kombes Irwan. Kalau tidak salah, hari ini panggilannya untuk hadir. Hari ini ya. Datang atau tidak, nanti sama-sama kita lihat,” kata Irjen Karyoto kepada wartawan disela sela kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Rabu (11/10/2203).
Namun, Karyoto tidak menjelaskan lebih jauh terkait pemeriksaan terhadap Kombes Irwan Anwar hari ini. Kapolda berjanji kembangan rangkaian penyidikan nantinya akan disampaikan lebih lanjut.
“Rekan-rekan wartawan tanya kepada Direktorat Kriminal Khusus, pasti akan menjawab. Apa yang sudah dia lakukan, terkait penyelidikan maupun penyidikan,” ujarnya.
Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasus dugaan pemerasan yang diduga dilakukan pimpinan KPK terhadap Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Enam orang saksi telah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait pemerasan itu. Kasus pemerasan diduga berkaitan kabar pertemuan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Desember 2022 lalu.
Mantan Mentan dan Ketua KPK sesuai foto yang beredar bertemu disebuah lapangan bulutangkis di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.
Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih mendalami foto pertemuan Suahrul Yasin Limpo dengan Firli Bahuri, apa ada hubungan dengan kasus digaan pemerasan atau tidak.
Sebelumnya Polda Metro Jaya telah meningkatkan status kasus dugaan pemerasan yang menyeret nama Ketua KPK Firli Bahuri dari lenyelidikan ke tahap penyidikan.
Reporter: Penerus Bonar
BACA JUGA: Temui Ibu di Kampung Halaman, Syahrul Yasin Limpo Batal Diperiksa KPK







