KEADILAN– Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal berakhir 16 Oktober mendatang. Selama menjabat gubernur, mayoritas warga ibu kota puas dengan kinerja Anies.
Dari hasil survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion ini, sebanyak 54 persen responden puas dengan kinerja Anies memimpin Jakarta. Bahkan, ada tujuh persen responden yang mengaku sangat puas dengan kinerja eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.
Sedangkan, responden yang merasa tidak puas ada 36 persen dan yang sangat tidak puas ada tiga persen. Hasil survei juga menunjukan bahwa Gubernur Anies bisa membawa perubahan di banyak sektor.
Hal ini terlihat dari tingkat kepuasan publik terhadap beberapa aspek kerja Gubernur DKI, seperti kebebasan berpendapat (94 persen), peningkatan kualitas pendidikan (87 persen), pemberantasan korupsi (84 persen), penanganan pandemi Covid-19 (83 persen), serta penegakan hukum (82 persen).
Untuk bidang tata kelola perkotaan, responden yang puas sebanyak 75 persen, kesejahteraan masyarakat 71 persen, serta keamanan politik dan toleransi 63 persen.
Sedangkan, beberapa bidang yang masih dirasa kurang ialah pengendalian harga pokok (28 persen) dan menciptakan lapangan kerja (19 persen).
Sebagai informasi, jajak pendapat ini dilakukan secara hybrid (melalui kuesioner digital dan sambungan digital) pada periode 23 September sampai 26 September 2022.
Rinciannya, sebanyak 400 responden diwawancarai melalui sambungan telepon dan 1.000 orang lewat kuesioner digital. Hasil survei memiliki tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dengan margin error di kisaran 2,9 persen.
Pemaparan hasil aurvei dilakukan melalui zoom meeting oleh Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah.
“Temuan survei diambil berdasarkan sampling demografi yang dibedakan dalam enam jenis sampling, mulai dari gender, usia, agama, status pekerjaan, etnis, dan pendidikan.,”ucap Dedi, Rabu (5/10/2022).
Terkait Pj Gubernur DKI pengganti Anies, warga Jakarta menginginkan sosok yang ramah dan merakyat (34 persen), netral dari kepentingan politik (27 persen), dan netral dari polarisasi politik masa lalu (11 persen).
Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung








