Lone Wolf dan Signifikansi Deradikalisasi, PP Gagal atau Berhasil?

KEADILAN – Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abdul Rachman Thaha menilai, metode baheula dalam pencucian otak calon teroris adalah adanya guru yang berkharisma mendampingi sang “pengantin”.

“Seiring dengan berkembangnya waktu dan teknologi saat ini dan beranak pinaknya pelaku teror adalah bahagian dari banyaknya modul yang ditampilkan di dunia maya lewat mekanisme self-radicalization dan self-recruitment,” kata Thaha kepada keadilan.id, Jumat (2/4).

Menurut dia, dimasa yang akan datang mekanisme dalam mencari calon teroris yang disebutnya dengan istilah ‘pengantin’ melalui self-radicalization dan self-recruitment, lone wolf yang berasal dari kaula muda akan semakin subur.

“Saya ragu, keampuhan program deradikalisasi tidak lagi mampu untuk menangkalnya. Saya khawatir program ini akan kalah cepat dibandingkan dengan beredarnya informasi-informasi jahat di dunia maya dan media sosial,” ujarnya.

Pengelolaan konten, sambung dia, harus dilakukan semaksimal mungkin dengan cara memperbanyak catatan positif tentang Pancasila sebagai Ideologi.

“Jika itu dilakukan dengan maksimal saya yakin konten-konten yang dianggap mengganggu stabilitas negara dengan sendirinya akan tereliminir, namun selama catatan itu dianggap masih minim, maka hal-hal lain akan menenggelamkan kedigdayaan Pancasila itu sendiri,” sebutnya.

Dari sisi teknis, masih kata dia, pengimplementasian Predictive Policing (PP) sekencang mungkin, sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai tagline kepemimpinannya dianggap belum menyentuh pada peristiwa yang saat ini terjadi di lapangan.

“Saya ‘tantang’ Polri untuk pengimplementasikan PP sekencang mungkin. Sebab, itu adalah tagline Kapolri selama kepemimpinannya saat ini,” ujarnya.

Dalam pemahaman anggota DPD RI tesebut, PP adalah kerja kepolisian dengan memanfaatkan big data untuk mendeteksi keresahan sosial dan kejahatan.

“Mestinya PP itu ideal untuk menangkal penyebaran konten negatif dunia maya. Begitupun saya menantikan hasil dari kerja PP itu,” pungkasnya.

Frans Marbun