Perampok Jalanan di Medan Semakin Menggila

KEADILAN – Komplotan penjambret jalanan kembali menghantui warga Kota Medan. Polisi nyaris gagal memberi rasa aman kepada masyarakat, beruntung salah satu dari sejumlah kawanan rampok dan jambret itu ditembak, Selasa (16/6).
Andi Pratama Siregar (30) warga Jalan Jenderal Gatot Subroto Km 5,5 Medan Helvetia ini akhirnya mati setelah ditembus timah panas polisi. Andi ditembak, karena saat akan ditangkap di Jalan Sei Batanghari, Medan, melawan.
“Dia (pelaku) adalah salah satu komplota pencuri dengan kekerasan. Kita tembak karena melawan saat ditangkap. Anggota diserang dengan pisau,”kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan.
Sedangkan tiga tersangka pelaku lainnya, Erwin Syahputra (24) warga Jalan Kelambir V, Sabarullah alias Sabit (25) warga Jalan Benteng dan Galuh Pamungkas (22) warga Jalan Binjai, Desa Lalang Kota, Deli Serdang.
“Kita tembak dua orang, satu tewas dan satu kakinya. Dan semua pelaku ini adalah napi asimilasi,”kata Kasat Reskrim, Kompol Martuasah H Tobing menambahkan.
Keempat pelaku ini biasa menjambret di wilayah hukum Polsek Medan Baru dan Polsek Medan Sunggal dengan sasaran utama adalah wanita atau warga yang sedang melintas seorang diri. Pelaku kemudian merampas tas atau barang yang dibawa korban. Bahkan, pelaku tak segan untuk melukai hingga membunuh korbannya jika melakukan perlawanan.
“Mereka beraksi di dua lokasi dengan dua korban. Salah satunya viral di medsos. Kemungkinannya bertambah ada TKP lain yang dilakukan oleh para tersangka ini,”terangnya.
Dari pelaku, sambung dia, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan termasuk tiga unit sepeda mptor. “Disita, hasil kejahatannya laptop handphone, dompet, dan senjata yang digunakan saat menyerang petugas,”jelasnya.
Frans Marbun