KEADILAN- Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini mendapat kiriman sejumlah karangan bunga sebagai bentuk kekecewaan atas korban asuransi polis pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Sejak pagi hingga sore hari ini, Rabu (3/6/2020), berbagai kiriman karangan bunga masih berdatangan yang ditempatkan di bagian depan pintu masuk PN Jakarta Pusat. Setidaknya, berbagai ukuran dikirim dari berbagai kelompok, organisasi, forum agen asuransi hingga aliansi nasabah Jiwasraya.
Sejumlah rangkaian kata yang tertulis pada karangan bunga tersebut juga cukup menarik. Mulai dari dorongan untuk memberi semangat kepada Presiden Joko Widodo untuk memberantas koruptor, penyelesaian persoalan Jiwasraya, dan tindak tegas sindikat pasar modal.
“Bapak Presiden Indonesia, kami sama sekali tak bersalah tapi menanggung dampak Jiwasraya,” begitu tulisan dari nasabah Wanaartha Life.
Selain itu, ada juga karangan bunga yang isinya meminta ketua DPR RI Puan Maharani menindak tegas para agen asuransi yang nakal.
“Masa tua kami terancam jika hak kami dirampas,” lanjut tulisan dari nasabah Wanaartha Life.
Kemudian, ada juga karangan bunga yang isinya meminta kepada majelis hakim dan Kejaksaan Agung agar mengadili para koruptor Jiwasraya diadili setegas-tegasnya.
“Mohon adil dan bijak, kami penderita kanker butuh keadilan. Masa depan kami tergantung keadilan,” tulis pemegang polis WAL yang sakit kanker.
AINUL GHURRI







