KEADILAN- Tepat hari ini, Jumat (1/5/2020) merupakan Hari Buruh Sedunia. Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini, menyampaikan keprihatinan kepada para buruh, karena hari buruh kali ini di tengah pandemi Covid-19.
Sebab kata dia, orang yang banyak terkena dampak paling serius adalah buruh. Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah untuk menjamin kebutuhan mereka dengan program jaring pengaman sosial di masa pandemi yang telah diluncurkan, serta memastikan pemerataannya.
“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2020 kepada para buruh di seluruh Indonesia.
Kita punya tanggung jawab konstitusional menjaga hubungan industrial yang berkeadilan dan mensejahterakan buruh,” kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).
Dia menegaskan, buruh adalah penggerak ekonomi bangsa, sehingga semua pihak semestinya menaruh hormat dan berpihak pada kesejahteraan buruh.
“Karena ekonomi kita sejatinya bukan ekonomi kapitalistik. Pancasila dan UUD 1945 memerintahkan kita untuk untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sosial. Kita terus mengajak seluruh elemen bangsa untuk saling membantu,” ungkapnya.
Ketua Fraksi PKS DPR ini mengajak kepada semua pihak, baik eksekutif maupun kalangan legislatif, untuk kembali kepada esensi berkeadilan dan berpihak pada buruh dalam setiap pembahasan tentang ketenagakerjaan seperti draf Omnibus Law yang ditolak luas elemen buruh.
“Jangan tempatkan buruh dan tenaga kerja kita dalam relasi industrial yang kapitalistik, pasar bebas, atas nama investasi dan pencapaian ekonomi karena hal itu menjauhi semangat perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” pungkas Jazuli.
AINUL GHURRI













