KEADILAN – Pandemi Covid-19 membuat semua aktivitas dibatasi. Aktivitas yang berpotensi mengundang kerumunan pun akhirnya dilakukan secara online atau virtual. Bahkan upacara kenegaraan seperti HUT RI ke 76 kemarin pun dilakukan secara virtual. Sehingga tidak hadir secara fisik di lapangan.
Pelaksana Upacara 17 Agustus 2021 dipusatkan di Istana Negara dengan peserta para petinggi militer dan pejabat daerah. Namun ada yang terlewat dari Upacara 17 Agustus 2021 kemarin. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang tidak terlihat dalam kegiatan kenegaraan secara virtual tersebut.
Pengamat politik dari Point Indonesia (PI), Karel Susetyo menegaskan, Upacara Perayaan HUT Proklamasi RI adalah sakral dan penting bagi para pemimpin, baik di pusat dan daerah. Jika tidak mengikuti upacara tersebut tentu harus didasarkan pada alasan yang sangat kuat. Misalnya sakit atau sedang dalam tugas negara yang sangat penting.
“Saya tidak melihat di sosmed-nya TNI AD ada KSAD yang melakukan upacara virtual HUT RI Ke 76 minggu lalu,” ujar Karel Susetyo di Jakarta, Selasa (24/8/2021).
Karel menegaskan, semoga saja asumsinya salah. Namun berdasarkan dokumentasi di sosmed TNI AD memang tidak terlihat ada informasi baik video atau narasi yang menyatakan KSAD Jenderal Andika Perkasa hadir dalam Upacara HUT RI 76 yang digelar secara virtual tersebut. Jika memang tidak ada, maka menjadi sebuah tanda tanya besar kenapa Jenderal Andika tidak hadir dalam kegiatan yang sakral tersebut. “Apakah beliau sedang tidak sehat atau ada alasan lain?,” tanya Karel.
Hingga berita ini ditulis Kadispenad Brigjen Tatang Subarna juga belum menjawab soal kepastian ikut atau tidaknya KSAD Jenderal Andika Perkasa dalam upacara HUT RI bersama Presiden secara virtual tersebut.
Syamsul Mahmuddin














