Waspada Cuaca Ekstrem, Banjir dan Kemacetan

KEADILAN – Cuaca ekstrem yang berdampak banjir dan kemacetan di sejumlah wikayah Jakarta, Senin (12/01/2026), dampak dari kombibasi beberapa fenomena alam.

La Niña Lemah: Adanya fase negatif ENSO (El Niño-Southern Oscillation) yang meningkatkan suplai uap air di wilayah Indonesia.

Madden-Julian Oscillation (MJO): Aktivitas gelombang atmosfer yang sedang melintasi wilayah Indonesia, yang sangat memicu pertumbuhan awan hujan lebat.

Monsun Asia: Angin dari arah Asia yang membawa banyak massa air menuju wilayah selatan (Jawa), yang diperkuat oleh adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) di atas Pulau Jawa.

Ex-Siklon Senyar: Dampak tidak langsungnya berupa tarikan massa udara yang masih mempengaruhi pola angin di Indonesia bagian barat, sehingga mendukung terbentuknya cuaca ekstrem.

​Hujan sejak dini hari pada pertengahan Januari ini telah menyebabkan genangan dan banjir di puluhan titik, terutama di Jakarta Selatan dan Utara. BMKG memperingatkan bahwa cuaca signifikan masih berpotensi terjadi hingga pekan depan (sekitar 19 Januari 2026).

Saran Keselamatan:

Waspadai Angin Kencang: Selain hujan, waspadai potensi pohon tumbang dan papan reklame yang rawan roboh.

Pantau Kanal Resmi: Selalu cek aplikasi Info BMKG atau media sosial BPBD DKI Jakarta untuk update titik banjir dan peringatan dini terbaru.

Titik Potensi Banjir & Genangan (Update Pagi Ini)

​Hujan sejak dini hari menyebabkan kenaikan status pada beberapa pintu air. Area yang dilaporkan memiliki genangan dan berisiko banjir meliputi:

Jakarta Selatan: Kawasan Kemang Raya, Ciledug Raya (sekitar Seskoal), dan Petogogan. Kawasan ini sering mengalami genangan yang cukup tinggi setelah hujan lebat durasi lama.

Jakarta Timur: Pantau area sekitar Banjir Kanal Timur (BKT), terutama di wilayah Cipinang Melayu dan Kebon Pala. Berdasarkan pantauan, debit air di BKT meningkat pagi ini.

Jakarta Barat: Kawasan Daan Mogot (depan Samsat) dan Kedoya biasanya menjadi titik genangan yang menghambat laju kendaraan.

Jakarta Utara: Waspadai banjir rob di wilayah Pluit dan Muara Baru yang diperparah oleh curah hujan tinggi.

Titik Kemacetan Parah

​Dampak dari genangan air dan volume kendaraan yang meningkat di pagi hari:
​Tol Dalam Kota (Cawang arah Semanggi): Kemacetan terpantau memanjang mulai dari Flyover Pancoran akibat penyempitan jalur di titik-titik genangan.

​Jl. KH Mas Mansyur (Tanah Abang): Seperti yang tercatat di Maps, area ini merupakan titik kemacetan kronis, terutama saat hujan karena banyak kendaraan yang melambat.

​Jl. Raya Fatmawati & Antasari: Dampak dari genangan di kawasan Kemang membuat arus kendaraan di jalur ini tersendat parah pagi ini.

Waspada Cuaca Ekstrem, Banjir dan Kemacetan 2
Situasi kemacetan di salah satu ruas jalan di Jakarta, Senin (12/01/2026).

Tips untuk Perjalanan Anda:

Gunakan Aplikasi Navigasi: Selalu aktifkan aplijasi navigasi sebelum berangkat. Maps akan memberikan jalur alternatif berwarna hijau jika rute utama Anda terdeteksi berwarna merah tua (macet total) atau tertutup banjir.

Pantau Twitter/X BPBD: Akun @BPBDJakarta adalah sumber tercepat untuk update pintu air dan titik banjir per menit.

Hindari Underpass: Jika hujan turun sangat deras, hindari melewati underpass (seperti Underpass Dukuh Atas atau Senen) yang sering menjadi titik akumulasi air pertama kali. (Berbagai sumber)

BACA JUGA: Personel SAR Detasemen Perintis Bantu Warga Terdampak Banjir di Cilincing