Keadilan

KEADILAN – Pihak PT RRAA yang membangun Rusunami City Park dan Rusunami City Garden akan melakukan penyelesaian persoalan dan menyerahkan pengelolaan kepada Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) sesuai Pergub dan perundang-undangan.

Untuk itu, PT Reka Rumanda Agung Abadi (RRAA) menegaskan kepada pihak-pihak yang selama ini diduga menghambat dan memanfaatkan kesempatan dalam kekacauan pengelolaan di dua Rusunami tersebut untuk segera sadar. Dan, kembali ke jalan yang benar demi tercapainya penyelesaian dan kembali kepada aturan yang berlaku.

Demikian disampaikan Toha Bintang S. El Tamrin, S.H., M.M., selaku penasehat hukum PT. RRAA dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (11/2/2024).

Bintang menyebut, PT RRAA akan serius menempuh upaya-upaya tegas secara hukum terhadap oknum-oknum yang selama ini diduga sengaja menghambat tercapainya penyelesaian serta mengambil keuntungan pribadi maupun kelompoknya.

“Kali ini PT RRAA tidak akan tinggal diam dengan gejolak-gejolak yang timbul karena ulah oknum-oknum yang mengatasnamakan warga dan memanfaatkan keadaan untuk ambisi pribadi maupun kelompoknya. Kami pastikan bahwa satu rupiah pun tidak akan lolos dari pertanggungjawaban, pasti akan kami proses secara hukum sampai ke akar-akarnya,” ujar Bintang.

Terkait Rusunami City Garden yang beralamat di Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat tersebut, baru-baru ini pengelolaannya direbut oleh sekelompok oknum yang mengaku warga pemilik satuan rumah susun, pihaknya sudah menempuh langkah-langkah konkrit sesuai hukum untuk membuat efek jera.

“Kami diamkan bukan berarti PT RRAA selaku pelaku pembangunan melakukan pembiaran. Kami masih bertanggungjawab terhadap seluruh bangunan dan fasilitasnya. Ada sebanyak 628 unit hunian dan kios yang harus kami jaga hak-haknya,” terangnya.

Bintang menjelaskan, saat ini pihaknya tinggal menunggu proses hukum yang tegas dari aparat penegak hukum yaitu, Kepolisian Daerah Metro Jaya, Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

“Sudah berproses semua, tinggal tunggu waktunya. Kami pastikan akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatan mereka. Saat ini laporan sudah masuk ke kepolisian, pengadilan, dan Satgas Saber Pungli. Kami akan kawal sampai tuntas,” tegasnya.

Disebutkan sebelumnya, Direktur Utama PT RRAA Untung Sampurno selaku pelaku pembangunan (developer) Rusunami City Garden dihadang sejumlah oknum saat hendak memasuki kantor pengelola di Jalan Kapuk Raya No. 1, Cengkareng, Jakarta Barat, Jum’at (2/2/2024).

Untung Sampurno bersama sejumlah karyawan PT Surya Citra Perdana (pengelola) tidak diperbolehkan memasuki pintu utama Rusun oleh kelompok security yang mengaku mendapat perintah, namun tidak jelas atas perintah dari siapa. Sehingga kericuhan tidak dapat dihindari.

Buntut dari peristiwa tersebut, pengelolaan Rusunami City Garden diambilalih oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang dibungkus seolah-olah swadaya dari warga. Sehingga, PT. RRAA melalui Kantor Hukum Bintang & Partners melakukan upaya hukum di sejumlah institusi penegak hukum.

Reporter: Penerus Bonar

BACA JUGA: Alasan Latih Pernafasan, Pacar Tamara 12 Kali Tenggelamkan Dante

Tagged: , , ,