KEADILAN – Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Mabes Polri membongkar sindikat Iran narcotics kitchen lab jaringan internasional Jerman – Indonesia. Sebanyak 9,3 kilogram shabu disita.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, menjelaskan bahwa sindikat menyelundupkan shabu melalui paket kiriman berisi keramik dari luar negeri.
“Juga memanfaatkan kamar apartemen sebagai kitchen lab untuk memproduksi shabu tersebut,” ujar Ahmad Ramadhan dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2022).
kasus ini terugkap berdasarkan informasi akan ada pengiriman shabu dari Jerman dalam paket berisi keramik. “Mendapat informasi tersebut, tim subdit 1 Ditipid Narkoba bekerjasama dengan Bea Cukai berhasil menangkap seorang laki-laki Warga Negara Iran inisial MHD,” ujarnya.
Penangkapan terjadi di trotoar depan Kantor Pos Pasar Baru, Selasa (8/11/2022) pukul 11.00 WIB. MHD saat itu baru saja mengambil kiriman paket berisi keramik. Isi dalam paket tersebut ditemukan 4 KG bubuk putih berupa narkoba.
“Berdasarkan keterangan MHD, ia diperintahkan S, untuk mengantar paket ke AK di apartemen casa grande kecamatan Setia Budi,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi itu, tim menuju lokasi pukul 13.30 WIB dan langsung menangkap tersangka AK di depan loby apartemen. Ketika dilakukan penggeledahan tempat tinggal AK di unit no 32, petugas menemukan kitchen lab shabu dimana terdapat seperangkat alat produksi shabu, bahan kimia aseton, saringan, timbangan digital dan 5,3 kilogram shabu siap edar.
Ahmad Ramadhan mengatakan adapun arang bukti yang disita dari tersangka MHD berupa 4 KG shabu bubuk, 1 unit HP dan paspor. “Sedangkan barang bukti yang disita dari AK 5,3 KG shabu siap edar, 2 unit HP dan seperangkat alat produksi shabu. Total barang bukti shabu 9,3 KG,” ungkapnya.
Reporter : Lili Handayani
Editor : Syamsul Mahmuddin













