KEADILAN – Partai dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mempunyai perbedaan pendapat terkait penentuan calon wakil Presiden Prabowo Subianto pasca Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengenai batas usia calon presiden dan calon wakil presiden diubah menjadi berusia 40 tahun atau pernah berpengalaman sebagai kepala daerah.
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron menanggapi peluang Wali kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi wakil Prabowo.
“Tentu perspektif berbeda, cara pandang masing-masing partai pasti memiliki kekhususan dan perbedaan,” ujar Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2023).
Demokrat kata Herman selalu konsisten dengan kesepakatan awal bahwa penentuan Cawapres diserahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto.
“Bagi Demokrat sejak awal telah menetapkan pilihannya adalah mendukung calon presiden pak Prabowo Subianto dan menyerahkan sepenuhnya wakil presiden atau cawapres kepada pak Prabowo Subianto,” tegasnya.
Selain memenangkan Prabowo kata Herman, pihaknya juga fokus mensukseskan pemenangan Pileg 2024. “Karena bagaimanapun seluruh partai pasti memiliki target dan tujuan serta sasaran yang harus dicapai di dalam Pemilu 2024,” tegasnya.
Akan tetapi kata Herman, Gibran bukanlah sosok yang cocok untuk mendampingi Prabowo. Demokrat sendiri lebih condong kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Sebetulnya kemarin, karena kami menganggap suara Jawa Timur ini penting, keterwakilan perempuan, sebagai politikus yang telah lama berkecimpung di dunia politik, kemudian perjalanannya clear and clean, sebagai sosok aktivis di perempuan, aktivis di NU,” tegasnya.
“Artinya seluruh instrumen apa yang menjadi kemampuan, kredibilitas, kapasitas, integritas dari bu Khofifah memadai. Tapi pada akhirnya sekali lagi bahwa seluruhnya diserahkan kepada Pak Prabowo untuk memilih siapa cawapres yang tepat untuk mendampinginya ke depan,” tukasnya.
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar
BACA JUGA: Demokrat Hormati Putusan MK, Buka Peluang Anak Muda Ikut Kontestasi Pemilu







