MUI Minta Pemerintah Transparan Soal Investor Pemindahan Ibukota

KEADILAN – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut sudah ada 30 investor tertarik ikut membangun ibu kota baru. Mereka tak hanya berasal dari dalam, tapi juga luar negeri.
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan pemerintah transparan siapa saja 30 investor dari dalam dan luar negeri itu. Abbas
juga menyebut, selama ini, pemerintah tidak terbuka soal strategi pemindahan ibu kota. Padahal, katanya, pemindahan Ibu Kota adalah rencana besar yang seharusnya diketahui oleh rakyat.

“Untuk itu, pemerintah transparan kepada rakyat, siapa saja calon investornya, mengapa dipindahkan, kemana dipindahkan, tanah yang akan dibangun untuk ibu kota baru tersebut punya siapa? Apakah aman dari bencana alam seperti gempa bumi dan banjir?” kata Abbas pada Kamis, 5 Maret 2020.

Sebelumnya, Pemerintah sudah menunjuk tiga konsultan dan dua dewan pengarah pembangunan ibu kota baru. Ketiga konsultan yang dipilih, yakni McKinsey yang disebut mewakili 100 negara, Nikken Sekkei dari negeri sakura Jepang dan Aecom dari negeri Paman Sam Amerika Serikat. Sedangkan Dewan Pengarah, yakni Masayoshi Son, CEO Softbank dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

JUNIUS MANURUNG