KEADILAN – Tim Search And Rescue (SAR) masih terus berupaya mencari korban gempa bumi Cianjur. Pada hari kedua operasi siang ini, tim SAR yang dibentuk Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengevakuasi 13 korban.
“Tim SAR masih terus bekerja, menyisir kawasan yang diduga kuat masih terdapat korban. Pagi tadi, kami menerima laporan dimana terdapat 27 orang yang dilaporkan hilang atau masih dalam pencarian. Kami minta doanya kepada seluruh masyarakat agar seluruh korban dapat kami temukan,” terang Kepala Badan SAR Nasional, Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Kepala Biro Humas dan Umum, S. Riyadi, dalam keterangan pers yang diterima keadilan, Selasa (22/11/2022).
Paska Gempa, Ruas Jalan Cipanas – Cianjur Sudah Terbuka
Ia menjelaskan tim SAR dibagi menjadi 5 tim, masing-masing tim Alfa, Bravo, Charly, Delta, dan Echo.
Tim Alfa mengevakuasi 1 korban anak laki-laki meninggal di Desa Benjot, Cijendil. Tim Bravo mengevakuasi 1 korban meninggal dunia di Dusun Gintung dan 1 korban di Desa Gasol.
Tim Charly mengevakuasi 8 korban meninggal dunia di Warung Sate Shinta yang terkena terjangan tanah longsor. Salah satu korban anak-anak. Tim Delta masih beroperasi di Warung Kondang.
Sedangkan tim Echo mengevakuasi 2 korban dari pondok pesantren Kampung Ciherang, Panembong.
Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membongkar reruntuhan dan mengevakuasi korban. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Cianjur.
Sampai berita ini diturunkan,berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah total keseluruhan korban yang meninggal dunia sebanyak 162.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari menyampaikan masih ada 31 orang hilang. Sebanyak 377 orang luka-luka. Ada 7.064 orang mengungsi akibat bencana alam ini.
Selain itu, 8 KK mengungsi di Kabupaten Sukabumi dan 4 jiwa mengungsi di Kabupaten Bogor.
Sementara untuk kerusakan infrastruktur tercatat sebanyak 3.075 rumah rusak ringan, 33 unit rumah rusak sedang, dan 59 rumah rusak berat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa, kerusakan infrastruktur, lokasi pengungsian, dan kebutuhan mendesak.
Korban Jiwa :
Total Korban Jiwa :
• 103 orang meninggal dunia
• 31 orang hilang
• 377 orang luka-luka
• 1 orang luka berat
• 1 orang luka sedang
• 11 orang luka ringan
• ± 661 KK terdampak
• ± 1.128 KK / 7.064 jiwa mengungsi
Kabupaten Cianjur
• 103 orang meninggal dunia di Kec. Cilaku Ds. Rancagoong, Kec. Cianjur Ds. Limbangansari, dan Kec. Cugenang(pendataan)
• 31 orang hilang
• 377 orang warga luka-luka
• 1.120 KK / 7.060 jiwa mengungsi
Kabupaten Bandung
• 1 orang luka sedang
• 1 KK/5 jiwa terdampak
Kabupaten Sukabumi
• 641 KK terdampak
• 8 KK mengungsi
• 1 orang luka berat
• 9 orang luka ringan
Kabupaten Bogor
• 19 KK / 78 jiwa terdampak
• 1 KK / 4 jiwa mengungsi
• 2 orang luka ringan
Kerugian Materil :
Total Kerugian Materil :
• 3.075 unit rumah rusak ringan
• 59 unit rumah rusak berat
• 33 unit rumah rusak sedang
• 17 unit rumah rusak
• 641 unit rumah terdampak
• 5 unit fasilitas kesehatan rusak
• 7 unit gedung perkantoran rusak
• 13 unit fasilitas pendidikan rusak
• 5 unit fasilitas ibadah rusak
• 6 unit fasilitas pendidikan terdampak
• 10 unit fasilitas ibadah terdampak
• 1 unit ruko rusak
• 2 unit jembatan rusak
• 2 titik ruas jalan nasional dan jalan kabupaten tertimbun longsor
Kabupaten Cianjur
• 2.835 unit rumah rusak ringan
• 2 unit rumah rusak sedang
• 2 unit rumah rusak berat
• 5 unit fasilitas kesehatan rusak
• 6 unit gedung perkantoran rusak
• 13 unit fasilitas pendidikan rusak
• 5 unit fasilitas ibadah rusak
• 1 unit ruko rusak
• 2 unit jembatan rusak
• 2 titik ruas jalan nasional dan jalan kabupaten tertimbun longsor
Kabupaten Bogor
• 15 unit rumah rusak ringan
• 3 unit rumah rusak sedang
Kabupaten Sukabumi
• 641 unit rumah terdampak
• 225 Unit rumah rusak ringan
• 27 unit rumah rusak sedang
• 57 unit rumah rusak berat
• 6 unit fasilitas pendidikan terdampak
• 10 unit fasilitas ibadah terdampak
Kota Sukabumi
• 17 unit rumah rusak
• 1 unit gedung capitol rusak
Kabupaten Bandung
• 1 unit rumah
Reporter : Lili Handayani
Editor : Syamsul Mahmuddin














