Gempa Beruntun di Tapanuli Utara Telan Korban Jiwa

KEADILAN – Gempa tektonik magnitudo 6 terjadi di kedalaman 10 kilometer Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (1/9/2022). Seorang warga dikabarkan tewas, sembilan lainnya terluka, dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa pertama terjadi pada pukul 02.28 WIB dengan kekuatan 6 magnitudo. Lalu kembali kembali terjadi pada pukul 2.50 dengan M 5,1.

Selain itu, BMKG juga mencatat ada lebih dari 61 kali gempa susulan, dengan kekuatan bervariasi. “BMKG terus memonitor gempa susulan dan kita sudah mencatat lebih dari 61 kali. Kekuatannya bervariasi, dengan magnitudo terbesar 5,1, yang kecil itu 2,4,” ujar Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam konferensi pers virtual, Sabtu (1/10/2022).

Daryono juga menjelaskan telah mendapatkan laporan, banyak rumah rusak dan ada korban luka hingga satu orang meninggal dunia.

Sementara, di instagram resminya BMGK menjelaskan gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas Sesar Besar Sumatera segmen Renun. Sedangkan berdasarkan hasil lemodelan, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu yang tak bertanggung jawab. Kemudian, usahakan untuk menghindari bangunan-bangunan yang retak akibat gempa.

Reporter : Charlie Tobing

Editor : Darman Tanjung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan