KEADILAN – Partai Demokrat menegaskan, semua warga negara Indonesia mempunyai hak memilih dan dipilih. Hal tersebut merupakan kebebasan individu yang tidak bisa diganggu gugat.
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron menanggapi maraknya kritik terhadap calon presiden, Prabowo Subianto yang mengambil kader partai lain secara illegal untuk mendampinginya dalam kontestasi pilpres 2024.
“Seluruh warga Indonesia itu kan memiliki hak memilih dan dipilih. Tentu itu menjadi hakiki sekali. oleh karenanya hak untuk memilih juga itu urusan dari Individu dan personal,” tegas Herman di halaman KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).
Menurut Herman, kader yang pindah dari partai politik tertentu mempunyai alasan untuk pindah. Hal tersebut mempunyai hubungan sebab akibat dan menjadi pilihan terbaik.
“Jadi tidak ada urus culik menculik kader. kalau kadernya militan dia tidak pindah. Ini kan pilihan terbaik dan boleh jadi itu ada masalah yang menyebabkan seseorang berpindah. Itu juga harus dilihat dari sisi itu,” bebernya.
Herman mengklaim, Prabowo saat ini menjadi magnet bagi kader partai politik lain dan tentunya bagi masyarakat secara umum. Sehingga layak memimpin Indonesia pada periode 2024-2029.
“Yang pasti adalah Pak Prabowo saat ini menjadi magnet. Baik menjadi magnet para kader lain, magnet masyarakat, rakyat sehingga kami meyakini bahwa Pak Prabowo akan memimpin negara ini lima tahun ke depan,” katanya.
Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun berharap pemilu 2024 berjalan dengan aman, adil, lancar, jujur, bermartabat. Tentunya menyatukan seluruh elemen masyarakat.
“Tidak lagi terkotak-kotak. Tidak lagi kemudian kita menjadi pecah karena persoalan kontestasi politik ini tetapi sekali lagi mudah-mudahan semuanya dapat bersatu membangun negeri dan menyongsong kejayaan Indonesia ke depan mudah-mudahan lebih maju, lebih adil dan tentunya rakyatnya sejahtera,” tukasnya.
Diketahui, calon presiden, Prabowo Subianto dan calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan di KPU pada Rabu (25/10/2023) hari ini. Sebelumnya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah mendaftar pada Kamis (19/10/2023).
Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar







