KEADILAN – Semakin merebaknya wabah virus Corona di DKI Jakarta membuat Hardiyanto Kenneth, anggota Komisi D DPRD DKI, Fraksi PDIP, berencana akan menyumbangkan gaji dan tunjangannya untuk membantu para korban. Hal itu dilakukannya untuk meringankan beban warga Jakarta yang terimbas Civid-19 tersebut.
Ken, sapaan akrab Hardiyanto Kenneth juga mengucapkan turut berduka atas korban meninggal maupun yang saat ini tengah dalam perawatan terkait wabah tersebut.
“Atas nama pribadi dan PDI Perjuangan saya mengucapkan rasa belasungkawa yang sebesar besarnya, atas korban wafat yang terpapar virus Corona yang saat ini semakin hari semakin meningkat. Jujur, saya merasa sangat sedih dan perih melihat semua kenyataan ini. Saya berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan, kesabaran serta keikhlasan,” kata Ken dalam keterangannya, Minggu (29/3).
Ia juga berkomitmen akan memberikan gaji bulanan, dan berikut tunjangannya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, untuk membantu memenuhi kebutuhan penanganan wabah virus corona atau Covid-19.
Menurutnya, banyak petugas medis maupun warga sipil yang masih sangat memerlukan sejumlah bantuan seperti alat pelindung diri (APD), hand sanitizer dan masker.
“Saya berkomitmen akan memberikan gaji bulanan berikut tunjangan-tunjangan saya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta. Saya harap bisa digunakan untuk membantu dalam penanganan wabah Corona di DKI Jakarta. Bantuan itu akan saya fokuskan dalam bentuk bantuan APD, masker mau pun alat-alat medis lainnya, karena saya melihat secara kenyataannya masih banyak tenaga medis maupun warga yang tidak mampu sangat memerlukannya,” kata Ken.
Ken mengajak semua pihak untuk mendukung penuh program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang sudah bekerja keras dalam menangani meluasnya pandemi virus Corona ini.
Bantuan itu, tambah Kenneth, sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai warga negara. Ia juga berharap semua pihak bisa membantu dan memikirkan bersama-sama agar bisa keluar dari bencana ini.
“Apa yang bisa kita berikan dan lakukan harus kita dukung sepenuhnya, karena hal itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian kita sebagai anak bangsa, untuk membantu meringankan program penanganan meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia, kita harus kompak,” ujarnya.
Selain itu, papar Kenneth, Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan agar semua kader PDIP berperan aktif membantu masyarakat dalam kasus wabah Covid-19 ini.
“PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik ikut ambil bagian dalam penanggulangan, dan pencegahan meluasnya wabah virus ini. Aksi saya ini juga menindaklanjuti intruksi Ketua Umum Partai PDI Perjuangan dalam penanggulangan wabah virus Corona, saya akan tegak lurus ikut dengan perintah partai,” kata Kent.
Selain itu, Kent juga menghimbau kepada masyarakat Jakarta, harus tetap tenang, dan optimis dalam menyikapi mewabahnya virus Corona ini. Dan, untuk sementara waktu harus menghindari kegiatan-kegiatan, atau kerumunan orang banyak yang berpotensi bisa tertular maupun menularkan virus mematikan tersebut.
“Kita semua pasti bisa melewati musibah ini. Badai pasti berlalu, saya percaya keadaan akan pulih dan kembali normal seperti sediakala, Tuhan bersama kita semua. Kunci yang terpenting adalah jaga kebersihan diri sendiri, semua harus di mulai dari kesadaran diri sendiri dulu. Jaga kesehatan, tetap optimis dan tentunya harus beristirahat yang cukup,” tuturnya.
Ken juga meminta kepada masyarakat untuk lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Bukan memborong multivitamin di apotek.
“Tak perlu membeli vitamin banyak-banyak karena buah dan sayur yang biasa kita konsumsi lebih mengandung bahan alami yang bagus buat tubuh kita, dan semuanya pasti sudah mengandung vitamin yang kita butuhkan. Ingat, jaga kesehatan dengan berolahraga teratur di rumah, rutin berjemur sinar matahari, menjaga kebersihan diri dan jaga jarak dalam bersosialisasi, kalau tidak penting- penting amat tidak perlu ke luar rumah,” katanya.
Tak hanya itu, Ken juga mengimbau agar masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta agar tidak mudik ke kampung halaman dulu. Hal tersebut guna mencegah penyebaran secara meluas wabah virus Corona ini.
“Dimohon jangan mudik untuk sementara waktu ini, gunanya untuk menghindari penyebaran virus Corona ini. Sebab, bisa menjadi pembawa virus ini ke kampung halaman pemudik yang kemudian menulari saudara dan bahkan teman seperjalanan. Sayangilah orang tua dan saudara kita di kampung, dengan menahan diri untuk tidak pulang kampung sementara terlebih dahulu. Jadi, saya memohon untuk tidak pulang kampung dulu ya,” ujarnya.
Untuk diketahui, hingga Senin (30/3), korban terinfeksi virus Corona secara kumulatif sudah berjumlah 1.414 yang positif. Total pasien sembuh sebanyak 75 orang dan yang meninggal dunia total mencapai 122 orang. Dan, sudah tersebar di 31 provinsi.
Penerus Bonar







