KEADILAN – Bakamla bersama dengan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD DKI Jakarta, dan Baznas berhasil mengevakuasi seorang pemancing yang mengalami kecelakaan dan tenggelam di Tanggul Pemecah Ombak, Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan Jakarta, Senin (15/1/2024).
Kronologinya, Juru Mudi RHIB 87-07, Sertu Bakamla Satriyo Wibisono, beserta tim menerima laporan kehilangan seorang warga bernama Andi Rusli berusia 20 tahun yang tinggal di Rusun Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, pada Minggu (14/1) pukul 15:00 WIB.
Korban yang hendak pergi memancing bersama temannya, Evan (18), namun disayangkan, Andi yang memiliki riwayat penyakit epilepsi tidak diperkenankan untuk turut bergabung. Meskipun demikian, Andi tetap menyusul, dan ketika sampai di tanggul pemecah ombak ujung, sekitar pukul 15.00 WIB, penyakit Andi kambuh tiba-tiba. Evan berusaha menolong, tetapi korban terjatuh ke dalam air laut dan menghilang.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung melaksanakan pencarian visual darat dan laut menggunakan 1 Unit Perahu LCR (Basarnas), 1 Unit Perahu RIB (Bakamla), dan Gancu hingga pukul 21.00 WIB. Sehubungan dengan situasi dan cuaca tidak memungkinkan melakukan pencarian pada malam hari pencarian dilanjutkan, pada Senin pagi (15/1).
Pada Senin pagi (15/1) sekira pukul 09.30 WIB, dengan kedalaman air ±6 meter dan berjarak 15 meter dari lokasi awal, korban diketemukan.
Dalam evakuasi itu, Kapal Bakamla RHIB 87-07 menerjunkan 8 personel dibantu personel lainnya dari Tim SAR Gabungan. Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan kerja keras dan sinergi tim dalam menanggapi keadaan darurat di perairan Indonesia.
Reporter: Penerus Bonar
BACA JUGA: 100 Hari Genosida, Israel Bunuh 10 Ribu Anak dan Percepat Kelaparan







