Amankan Stok Vaksin dengan Pendekatan Bilateral

KEADILAN – Indonesia kembali menerima 10 juta dosis vaksin corona produksi Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta pada Minggu (20/6/2021). Melansir Setkab.go.id, bahan baku ini akan diproduksi oleh Bio Farma menjadi vaksin Covid-19.

Terkait hal ini, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk mengevaluasi stok vaksin yang tersedia maupun kebutuhan vaksin di tanah air. Hal tersebut diutarakan Bambang supaya pemerintah dapat bernegosiasi dengan negara yang memproduksi vaksin.

“Supaya mengamankan stok vaksin Covid-19 baik dengan pendekatan bilateral, multilateral, maupun pengembangan dari dalam negeri,” ujar Bambang kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Bambang juga meminta komitmen pemerintah untuk terus melakukan upaya-upaya percepatan dan penguatan dalam upaya pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Khususnya ditengah lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Distribusi vaksin ke berbagai daerah dapat terus dilakukan sesuai kebutuhan daerah, dengan begitu percepatan program vaksinasi dapat terus berjalan agar dapat tercapai kekebalan komunitas (herd immunity),” tegasnya.

Odorikus Holang