KEADILAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih belum dapat memenuhi target penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Demikian dikatakan Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP,dalam jumpa pers Capaian Kinerja KKP Semester I-2024, di Kantor KKP, Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Mochamad Idnillah menyebut, hingga 26 Juli 2024, realisasi anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap baru mencapai 44,79 persen.
Sedangkan pagu anggaran Ditjen Perikanan Tangkap tahun 2024 pasca Automatic Adjustment (AA) sebanyak Rp80,66 miliar.
“Capaian ini berdasarkan real Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Tapi, jika ditambah dengan outstanding contract, ini 48,59 persen,” ujar Idnillah,
Idnillah mengungkap, ada sejumlah kegiatan perlu diakselerasi. Sebab, ini terkait masyarakat, pilkada, sehingga akselerasi perlu guna mencapai target sampai akhir 2024. “Target kami di November 2024 selesai. Target 99,50 persen juga bisa tercapai,” imbuhnya.
Sementara itu penerimaan PNBP perikanan tangkap mencapai Rp533 miliar sampai Semester I-2024. Capaian itu masih jauh dari target PNBP perikanan tangkap 2024, yaitu Rp1,85 triliun.
“Tercapai Rp 533 miliar. Tapi, ini masih cukup jauh dari target sebesar Rp 1,85 triliun,” tambah Idnillah.
Sementara, di sisi lain, capaian produksi perikanan tangkap per Semester I-2024 mencapai 3,34 juta ton dari target 2024 senilai 6 juta ton. Capaian produksi itu mencapai 111,33 persen dari target semester I.
Idnillah menegaskan, ada peningkatan produksi di 12 pelabuhan perikanan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat dan 66 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Sementara, untuk Nilai Tukar Nelayan (NTN) awal 2024 banyak dipengaruhi kenaikan harga bahan pokok masyarakat dan efek cuaca ekstrem. “Di semester I di angka 101,62. Target untuk 2024 adalah 108 untuk NTN,” tambahnya.
Pihaknya mencatat, Nilai Tukar Nelayan tergantung harga produk perikanan yang dihasilkan nelayan ketimbang dengan pengeluaran.
Terlebih, pada beberapa bulan terakhir, harga produk perikanan masih rendah. Ini seiring berjalannya waktu harga ikan mulai normal ketimbang dengan supply yang kini naik pada volume yang normal.
Reporter: Ceppy Febrinika Bachtiar
Editor: Syamsul Mahmuddin
Agus Gumiwang Dijagokan Jadi Ketua Umum Golkar, Ini Komentar Akbar Tanjung







