KEADILAN – Tes uji kebohongan yang dilakukan Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR) dan Kuat Maruf menunjukan hasil berkata jujur. Hal tersebut diketahui setelah penyidik menerima hasil sementara uji polygraph.
Penyidik Dirtipidum Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan menggunakan uji poligraf terhadap ketiganya terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada Senin 1 September 2022 di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Sentul.
“Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya “No Deception Indicated” alias Jujur,” ugkap Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, kepada wartawan, Selasa (06/09/2022).
Hasil dari uji olygraph bertujuan untuk memperkaya alat bukti, petunjuk dan kelengkapan berkas perkara untuk dilimpahkan kembali ke kejaksaan. “Uji polygraph sekali lagi saya jelaskan bertujuan untuk memperkaya alat bukti petunjuk,” terangnya.
Penggunaan alat lie detector diketahui sebagai alat untuk menguji tingkat kejujuran tersangka. “Untuk menguji tingkat kejujuran tersangka dalam memberikan keterangan,” jelas Andi.
Selain itu, Brigjen Andi menyampaikan jika Putri Candrawathi dan asisten rumah tangga Susi juga melakukan pemeriksaan uji poligraf hari ini. Uji Poligraf tersebut dimulai kurang lebih pukul 1 siang. “(Pemeriksaan) sedang berlangsung,” ucapnya.
Uji poligraf juga rencananya akan dilakukan terhadap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Jadwal uji poligraf diundur dari jadwal yang ditentukan, menjadi Kamis 8 September nanti. “Karena hari Rabu besok jadwal FS diperiksa di Dittipidsiber,” jelas Andi.
Jadwal Susi dan Ferdy sambo diperkirakan hingga hari rabu. “PC, saksi Susi dan FS. Jadwalnya sampai hari Rabu,” tukas dia.








