KEADILAN – Hujan ekstrem yang mengguyur sejumlah wilayah Jakarta, sejak tengah malam mengakibatkan terowongan atau underpass Kemayoran, Jakarta Pusat kembali terendam banjir. Genangan air
mencapai ketinggian 6 meter.
Dengan kondisi banjir setinggi itu, sudah dipastikan kendaraan bermotor dan mobil tak bisa melintasi underpass yang menuju ke arah Mega Glodok Kemayoran (MGK) tersebut.
Underpass diketahui terendam sejak subuh. Ujang, warga setempat mengatakan, terendamnya underpass Kemayoran itu baru pertama kali terjadi.
“Banjir underpass itu baru pertama kali, yang lainnya saya lewat dari arah Sunter sudah lebih dulu kelelep (terendam),” katanya kepada Keadilan, Senin (24/2/2020).
Dari pantauan di lokasi, tak sedikit anak-anak yang memanfaatkan genangan banjir sambil berendam di underpass Kemayoran.
Bukan hanya itu, underpass di Jalan Angkasa pun ikut terendam banjir. Akibatnya, underpass yang menuju Jl. Gunung Sahari itu tak bisa dilewati kendaraan bermotor maupun mobil.












