Uang Transportasi Simpatisan Antarkan Prabowo-Gibran ke KPU Lebih Besar dari Ganjar-Mahfud

KEADILAN – Sejumlah relawan dan simpatisan mengaku dikerahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk meramaikan pendaftaran calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (25/10/2023). Ia mengaku diberi uang transportasi Rp150 ribu. Jumlah itu lebih besar dari uang transportasi yang ia terima saat ikut juga mengantarkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md pada Kamis 19 Oktober lalu yang hanya Rp25 ribu.

Salah satu simpatisan itu bernama Evi dari Kampung Makasar, Pinang Ranti, Jakarta Timur. Ia mengaku datang bersama rombongannya menggunakan kendaraan roda dua ke lokasi. Evi mengaku menjadi simpatisan Prabowo dan Gibran secara sukarela.

Akan tetapi Evi tetap mendapat uang transportasi dari koordinator yang mengerahkan mereka. Dia mengaku mendapat Rp150 ribu dari orang yang mengaku pengurus partai Gerindra.

“Kalau untuk onhkos mendingan Gerindra sih jujur. Kemarin dapatnya Rp150.000,” kata Evi kepada keadilan.id di lokasi.

Namun Evi mengaku dikerahkan ke KPU untuk ikut mendaftar capres dan cawapres tidak hanya untuk Prabowo dan Gibran. Evi juga ikut saat mendaftar capres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Kamis (19/10/2023) lalu.

Akan tetapi kata Evi, uang transportasi yang diterimanya dari koordinator simpatisan dari PDIP jauh lebih kecil yang diperolehnya dari Gerindra. “Kalau PDIP cuma Rp25.000,” katanya.

Simpatisan lainnya bernama Zahra dan Eva dari Ciracas tak menampik adanya ongkos untuk mereka ke lokasi. Namun keduanya tidak merinci jumlah uang yang mereka terima. Tetapi mereka datang menggunakan bus dari titik kumpul.
Mereka tergabung dalam simpatisan bernama Gerakan Amaliyah Syarif (GAS) yang berjumlah 200 personil.

“Terkait anggaran belum tahu, pasti ada lah. kita kan sudah kasih yang terbaik buat pak Prabowo,” tegasnya sembari tangan memegang banner bertuliskan Prabowo-Gibran.

Reporter: Wilibaldus Aldino
Redaktur: Syamsul Mahmuddin