Terbaik PKN I, Kajati Jabar Raih Penghargaan Menteri PAN RB

KEADILAN – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Asep N Mulyana meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat Pertama, Februari sampai Juli 2021 di Jakarta. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri PAN RB Republik Indonesia, Tjahyo Kumolo di Aula Agus Wiyanto, Kampus A Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Jumat, 29 Juli 2021.

Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara Tri Widodo mengapresiasi prestasi yang diraih Asep. Dalam proyek perubahannya, Asep menganggap pentingya kehadiran negara dalam memujudkan adanya persamaan kedudukan di depan hukum bagi setiap warga negara, tanpa kecuali.

“Hal itu merupakan manifestasi dari mandat konstitusi yang diamanatkan Pasal 27 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berbasis pada equality process, equality treatment, equality policy dan equality protection of law,” ujar dia daam keterangannya.

Dalam tugas akhir PKN itu, Asep mengangat tema “Kebijakan Kesatuan Penuntutan dalam Mewujudkan Persamaan Kedudukan di Hadapan Hukum atau Equality Before The Law”.

Caption: Asep N Mulyana menjadi jaksa pertama meraih peringkat satu dalam PKN I.

Terbaik PKN I, Kajati Jabar Raih Penghargaan Menteri PAN RB 2
Asep N Mulyana menjadi jaksa pertama meraih peringkat satu dalam PKN I.

Asep dalam milestone jangka pendek telah mampu menyelesaikan Peraturan Terkait Struktur Organisasi Kelembagaan, Standar Operasional Prosedur, Tata Naskah dan Kode Surat, Plotting dan Draft Kurikulum Diklat Terpadu, hingga stempel dinas. “Wilujeng pak Asep, keren sekali dan salut dengan prestasinya yang luar biasa” ucap Tri Widodo.

Menurutnya, Asep mampu menembus peringkat I dari sekian banyak yang sudah Eselon I, dan itu merupakan pencapaian yang sangat istimewa. “Seingat saya baru Pak Asep yang bisa meraih peringkat I dalam sejarah PKN, dari Kejaksaan. Proud of you Pak Asep,” ujar dia.

Adapun, PKN Tingkat I Angkatan 48 Tahun 2021 diikuti oleh 35 peserta dari Kementerian atau Lembaga, Polri, Kejaksaan dan Pemerintah Daerah. Setidaknya ada 11 orang peserta telah menduduki Eselon I dan ada 24 orang peserta masih menduduki Eselon II.

SYAMSUL MAHMUDDIN