KEADILAN – Video yang menarasikan polisi melarang pengibaran bendera Merah Putih di Pantai Indah Kapuk (PIK) viral di media sosial pada 17 Agustus 2021 lalu. Untuk meluruskan video yang viral tersebut, polisi mengatakan bahwa yang dilarang adalah kerumunannya.
Pada 17 Agustus kemarin di media sosial beredar video yang mengatakan bahwa ada polisi melarangan ormas Laskar Merah Putih (LMP) untuk mengibarkan bendera Merah Putih sepanjan 21 meter di PIK. Dalam video yang beredar itu terlihat TNI dan Polri berjaga. Narasi dalam video itu mengatakan, “Ini lah bangsa kita saat ini, seperti ini. Dipersiapkan Kepolisian dan Satpol PP, nangis lah di hari kemerdekaan ini. Kita dihadapkan dengan yang begini. Ini kami berada di PIK, Pantai Indah Kapuk. Tetapi ternyata seperti ini. Dimana hari kemerdekaan ini tak boleh gelar Merah Putih, aneh. Kami hanya ingin sekedar foto saja.”
Terkait hal ini Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan video yang beredar itu tidak benar. “Kita luruskan bahwa itu tidak benar,” kata Guruh saat dihubungi wartawan, Rabu (18/8/2021).
Guruh menjelaskan bahwa yang polisi larang bukanlah pengibaran bendera Merah Putih-nya, tetapi kerumunannya. “Yang kita larang itu adalah berkerumun dan kita tidak ingin terjadi klaster baru. Intinya seperti itu, bukan kita melarang mereka mengibarkan bendera, salah itu,” ujar Guruh.
Guruh juga menambahkan, “ Kalau mereka mengibarkan bendera di situ kan pasti terjadi kerumunan. Nah ini yang kita tidak inginkan karena saat ini Jakarta penularan (Covid-19)kan sudah turun. Jangan sampai nanti ada kumpul di situ akhirnya naik lagi, repot lagi nani kita antisipasi,” ujarnya.
Sementara itu dihari yang sama saat pelarangan kerumunan itu, Selasa (17/8/2021), sebanyak 103 keluarga di Kampung Rusun Akuarium, Jakarta Utara merayakan kemerdekaan di tempat tinggal baru.
Perayaan kemerdekaan di lakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan meresmikan Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara. Saat itu Anis hadir didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Rizza Patria, Sekda DKI Jakarta Marullah Ali beserta jajaran dinas terkait.
Para pejabat tersebut dikabarkan larut dalam irama nyanyian lagu nasional ‘Hari Merdeka’ yang dinyanyikan oleh anak-anak. Seluruh warga tampak riang termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur.
Dalam peresmian yang bertepatan dengan HUT RI ke 76 itu, Anis mengatakan bahwa pembangunan Kampung Susun Akuarium merupakan wujud dari kerja bersama antara warga dan masyarakat., pengembang, swasta, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta Pemerintah DKI Jakarta.
“Lewat kampung ini, semua mewujudkan sila kelima dari Pancasila yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Lewat Kolaborasi di sini, kita mewujudkan identitas masyarakat Indonesia yakni gotong-royong,” ucap Anis Selasa, (17/8/2021)
CHARLIE TOBING








