KEADILAN – Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, ini saat yang tepat bagi Polri untuk mengevaluasi kembali prosedur standard yang selama ini dipakai dalam pengendalian massa.
“Ini menjadi catatan hitam bagi dunia persepakbolaan Indonesia yang harus diusut tuntas dan tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja,” ujar Gomar Gultom dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2022).
Jokowi Pastikan Indonesia Tidak Kena Sanksi FIFA
Kata Gomar, sangat ironis pertandingan sepakbola yang sejatinya menjunjung tinggi kemanusiaan, kerjasama dan sportifitas, harus berakhir tragis. Padahal, sepakbola merupakan ajang pendidikan sportifitas dan kerjasama sekaligus sebagai hiburan, yang harus diakhiri dengan kesukacitaan.
“Tak satu pun nyawa layak hilang untuk sebuah pertandingan sepak bola,” tegasnya.
Komdis PSSI Sebut Temuan Botol Miras, LBH Malang: Upaya Kill the Messengger
Ia juga menyampaikan, PGI turut berduka atas tragedi tersebut. “Doa kita bagi semua keluarga yang kehilangan ayah, ibu, anak atau saudara dalam tragedi ini,” pungkasnya.
Reporter : Charlie Tobing
Editor : Darman Tanjung








