Paus Fransiskus ke Indonesia, Menteri Agama Sebut Tanda Hubungan Sangat Erat

KEADILAN – Kehadiran Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus ke tanah air menandakan hubungan bilateral Indonesia dan negara Vatikan sangat erat.

Hal tersebut diutarakan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024).

“Saya sangat bahagia dengan kedatangan Sri Paus ini. Besok pukul 11.30 landing beliau.Ini menunjukkan bagaimana hubungan yang sangat erat antara Indonesia dengan Vatikan,” ujar Gus Yaqut.

“Mengapa begitu? Karena tidak semua negara pernah dikunjungi Bapak Paus, bahkan Argentina negara asalnya pun belum pernah dikunjungi beliau,” tambahnya.

Lanjut Gus Yaqut, kehadiran Paus Fransiskus membawa pesan keberagaman di mana, perbedaan tidak perlu dipersoalkan. Apalagi Indonesia multireligi.

“Saya kira dengan kehadiran Paus ini mencerminkan pesan kebersamaan di antara perbedaan. Mengapa datangnya ke Indonesia yang sangat multireligi, agamanya banyak gitu. Saya kira ada pesan perdamaian yang akan disampaikan oleh Paus,” tukasnya.

Sementara Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, menyatakan Gereja Indonesia sangat bersyukur dan bersukacita menyambut kedatangan Paus Fransiskus.

Karena itu KWI bekerja sama dengan Nunsius Apostolik Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia, membentuk panitia pada bulan April 2024 yang hingga saat ini sudah ada 56 Panitia Inti dan 107 Relawan Inti terlibat dalam persiapan ini.

Dirinya pun membagikan agenda perjalanan Paus selama di Jakarta pada 3-5 September 2024 ini, meski tanpa mencantumkan waktu pastinya. Pada Selasa (3/9) akan ada penyambutan resmi kedatangan Paus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Pada Rabu (4/9) Paus akan mendapat upacara selamat datang di Pelataran Istana Merdeka, dilanjut kunjungan kehormatan kepada Presiden RI.

Sesudah itu, Paus dijadwalkan akan menghadiri pertemuan dengan kalangan pemerintahan, masyarakat sipil, dan korps diplomatik termasuk Pidato Bapa Suci di Aula Istana Negara, Jakarta.

Kemudian agenda berikutnya, Paus menghadiri pertemuan pribadi dengan Anggota Serikat Jesus (SJ) di Kedutaan Besar Vatikan.

Setelah itu, Pidato Bapa Suci akan dilakukan juga pada pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, pelaku hidup bakti, seminaris, dan katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga. Lalu agenda terakhir Paus pada Rabu (4/9) yakni pertemuan denagn Scolas Occurentes di Grha Pemuda.

Keesokan harinya atau Kamis (5/9), agenda Paus akan di mulai dengan Pidato Bapa Suci pada pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal. Kemudian Paus akan mengunjungi Kantor KWI Jakarta untuk bertemu dengan penerima manfaat organisasi amal.

Pada hari yang sama, Paus juga akan menghadiri Perayaan Ekaristi (Homili Bapa Suci) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Khusus agenda ini, keuskupan-keuskupan dan paroki mengorganisir umatnya untuk dengan tertib boleh hadir dalam Perayaan Ekaristi.

Reporter: Odorikus Holang
Editor: Darman Tanjung