Kecrekk…kecrekkk…kecrekkk. Suara khas itu pertanda Pak Somad sedang melintas di tengah pemukiman. Usianya sudah tak muda lagi. Sudah 65 tahun.

Warga di lorong-lorong Ibu Kota sudah sangat familiar dengan kehadirannya. Emak-emak menyapanya sebagai Kang Solder atau Kang Patri. Kehadirannya sangat membantu perekenomian.

Sebab, sentuhan Pak Somad bisa meringankan pengeluaran. Peralatan dapur yang harus diganti baru, bisa ditunda atau bahkan dibatalkan.

Di kawasan Pisangan, Jakarta Timur, setiap Jumat pagi sekira pukul 08.00, suara kecrekan Pak Somad selalu dinanti.

Dalam perbincangan singkat keadilan.id, Pak Somad berkisah, sudah 20 tahun dia menggeluti usaha patri atau solder itu. Nyaris seluruh perkampungan Ibu Kota sudah dilalui.

Tangan terampil dan alat-alat jadulnya masih setia menemani menyusuri gang demi gang untuk mendapatkan pelanggan walau kadang belum tentu ada. Pak Somad selalu tersenyum sambil berdoa ada pelanggan memanggil untuk dimintai jasa soldernya dengan harga kadang kala “seikhlasnya”.

Seriring waktu, keberadaan Pak Somad memang semakin tersisihkan. Namun, dia tetap yakin, bahwa solderannya selalu bisa menambal kehidupan.****
BACA JUGA: Berikan Perlindungan Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan
















