Kecelakaan Lalulintas Hingga Juni Tercatat 4.708 Kasus

KEADILAN – Selain harus menghadapi wabah Covid-19, Polda Metro Jaya juga harus terus mengatasi persoalan lain. Seperti masalah lalu lintas terkait kemacetan, kecelakaan dan pelanggaran.

Seperti diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. Menurutnya,  permasalah yang dihadapi saat ini bukan saja pandemi virus Covid-19 ataupun kriminalitas, tetapi juga permasalahan lalu lintas. Permasalahan lalu lintas yang utama adalah kemacetan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Nana mengutip data World Health Organization (WHO) yang merilis bahwa kematian akibat kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab 10 tertinggi di dunia. Sedangkan Indonesia sendiri kata Nana, kecelakaan lalu lintas pada tahun 2019 meningkat 3 persen, dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Di wilayah hukum Polda Metro Jaya sendiri, jumlah kecelakaan lalu lintas pada awal tahun 2020, hingga bulan Juni 2020, tercatat  4.708 kejadian. Jumlah yang bisa dikatakan cukup besar. Dan, sebanyak 484.302 pelanggaran terjadi,” ujar Nana dalam sambutannya saat apel “Operasi Patuh Jaya 2020” di Lapangan Promoter Ditlantas, Polda Metro Jaya, Kamis (23/7/2020).

BACA JUGA:Gelar Apel Operasi Patuh Jaya, Kapolda Metro: Kedepankan Tindakan Preventif

Menurut Nana, penanganan permasalahan ini memerlukan program yang melibatkan semua pihak terkait (stakeholder). Dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) dan TNI.

“Tentunya untuk menangani permasalahan ini, diperlukan program kegiatan kepolisian yang melibatkan stakeholder terkait,” katanya.

Diketahui, guna mengatasi permasalah lalu lintas, Polda Metro Jaya menggelar
“Operasi Patuh Jaya” yang berlangsung selama 14 hari. Mulai Kamis (23/7/2020) hingga 5 Agustus 2020.

Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 2.607 personal. Terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) 800 personel dan Satuan Tugas Resort (Satgasres) 1.807 personel.

Odorikus Holang