Jokowi Tinjau PPDI Brondong di Jawa Timur

KEADILAN – Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi pagi tadi bertolak ke Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja. Bersama para rombongan, Jokowi lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 07.00 Wib.

Setiba di Bandara Internasional Juanda yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jokowi bergerak langsung menuju Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong yang terletak di Kabupaten Lamongan. Di sana, Jokowi meninjau sarana dan prasarana fasilitas perikanan seperti kapal-kapal nelayan serta berdialog dengan perwakilan nelayan setempat.

“Saya ingin melihat secara langsung keadaan dan situasi nelayan selama pandemi. Tadi disampaikan oleh Pak Agus (nelayan setempat) bahwa kondisi nelayan di sini tidak ada masalah dan bisa melaut seperti biasa, hasilnya juga normal,” ujar Jokowi dalam keterangannya selepas berdialog dengan para nelayan pada Kamis (6/5/2021).

Perlu diketahui, Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Pada tahun 2020 lalu misalnya, sektor perikanan budidaya setempat mampu menghasilkan sebesar 59.728,16 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap, pada tahun 2020 lalu kabupaten tersebut mencatatkan produksi sebesar 76.692,96 ton.

Selain itu, Jokowi pun akan meninjau pabrik pengolahan makanan laut yang juga berada di Lamongan. Pabrik tersebut merupakan pabrik yang menjalankan ekspor hasil olahan ke berbagai negara.

Selepas kunjungan di Lamongan, Jokowi menuju Kota Surabaya untuk meresmikan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya. Harapannya, fasilitas ini menjadi percontohan bagi daerah-daerah lainnya untuk pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi listrik .

Pembangunan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik di sejumlah daerah prioritas telah sejak lama dibahas oleh Jokowi beserta jajaran terkait pada rapat terbatas yang digelar, pada 16 Juli 2019 lalu. Semangat dari pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya terletak pada urusan penyediaan listrik semata, tapi juga hendak membenahi salah satu permasalahan soal manajemen sampah utamanya di kota-kota besar.

Setelah melakukan peninjauan dan peresmian tersebut, Presiden diagendakan untuk bertolak kembali menuju Jakarta pada sore harinya.

Turut serta dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Junius Manurung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Index