Ikuti UKW, 77 Peserta Dinyatakan Kompeten

KEADILAN – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan PWI DKI Jakarta bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dan Forum Wartawan Polri (FWP), yang digelar Senin-Selasa (15-16 Desember 2025), mencetak 77 wartawan kompeten dari 86 peserta.

UKW ke-64 yang diselenggarakan PWI DKI Jakarta (PWI Jaya) kali ini memecahkan rekor peserta terbanyak selama UKW digelar. Dari jumlah 86 peserta, mayoritas berasal dari lingkup wartawan peliputab di Polda Metro Jaya yang bernaung di bawah FWP. Sementara dari PWI Jaya sebanyak 25 peserta.

Dengan tambahan 77 peserta kompeten dari UKW ke-64 PWI Jaya ini, atau ke-847 secara nasional, jumlah wartawan yang telah dinyatakan kompeten untuk seluruh Indonesia melalui UKW PWI kini mencapai 20.263 orang. Meningkat dari sebelumnya, 20.186 wartawan kompeten.

UKW ke-64 PWI Jaya terbagi atas 13 Kelas Muda, dua Kelas Madya, dan satu Kelas Utama. Melibatkan 16 penguji, yakni, Aat Surya Safaat, Zulmansyah Sekedang, Kesit B Handoyo, Tb Adhi, M Noeh Hatumena, Diapari Sibatangkayu, Nurcholis MA Basyari, Rita Sri Hastuti, Firdaus Baderi, Rabiatun Drakel, AR Loebis, Irmanto, Wawan Juwarna, Widodo Asmowiyoto, Ahmad Syukri A, dan Ghiok Riswoto.

Ikuti UKW, 77 Peserta Dinyatakan Kompeten 2

Dalam amanatnya pada sesi penutupan, Selasa (16/12/2025), Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat Aat Surya Safaat berpesan kepada para peserta yang dinyatakan kompeten untuk terus menulis. “Cogito ergo sum. Aku berpikir/menulis, maka aku ada,” kata Aat mengutip filsuf Francis, Rene Descartes, untuk memotivasi wartawan yang telah lulus UKW.

Sementara Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo mengatakan, pelaksaan UKW kali ini hanya dipersiapkan selama 10 hari. Menurut Kesit, ini adalah hasil kolaborasi yang luar biasa antara PWI Jaya, Polda Metro Jaya dan FWP,” katanya.

“Selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten. Yang belum kompeten tidak perlu kecil hati, masih ada waktu enam bulan kedepan untuk mengulang,” ujar Kesit, sembari mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari para peserta.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut. Polda Metro Jaya telah menunjukkan sebuah program yang fantastis, menjadi pelopor. Semoga segera diikuti oleh Polda-Polda yang ada di lndonesia bekerja sama dengan PWI Provinsi,” harap Kesit.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi peran Dewan Pers, PWI Pusat, PWI Jaya, FWP, penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW tersebut. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik.

“Pak Kapolda juga mengucapkan selamat kepada rekan-rekan yang lulus, dan tetap semangat kepada peserta yang belum dinyatakan kompeten,” katanya.

Lebih jauh Kombes Budi berharap agar seluruh peserta menjadikan UKW ini sebagai proses keilmuan, agar lebih bermanfaat dan lebih memiliki makna. “Jadi kehadiran rekan rekan itu bukan sekedar hadir, tetapi memberikan dampak, yakni dampak yang positif,” katanya.

Kombes Budi Hermanto menambahkan, pelaksaan UKW ditempatnya berdinas sudah beberapa kali dilakukan. “Ketika saya berdinas di Tangerang, UKW juga digelar bersama rekan-rekan wartawan disana,” paparnya.****

BACA JUGA: Ketua Dewan Pers: Media Baru Harus Perkuat Nalar Sehat Demokrasi