KEADILAN – Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) untuk melakukan pemeriksaan terkait munculnya baliho dengan gambar Ketua KPK Firli Bahuri. Hal ini disampaikan Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Minggu (29/5).
“Menjamurnya spanduk atau baliho Ketua KPK mestinya menggerakkan Dewan Pengawas untuk menelusurinya lebih lanjut,” ujarnya.
Kurnia memandang pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui pihak yang memasangnya. Pasalnya, spanduk serupa kerap bermunculan di sejumlah tempat di Indonesia.
“Hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat jika kemudian spanduk atau baliho tersebut memang dikondisikan untuk menarik atensi masyarakat demi kepentingan politik dengan mengatasnamakan lembaga KPK dan memanfaatkan jabatannya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan tak tahu menahu soal munculnya dukungan menjadi calon presiden atau wakil presiden. Firli meminta agar jangan ada pihak yang menggangunya dengan isu pencapresan.
“Saya tidak terpengaruh isu capres dan cawapres. Saya selalu katakan dan sampaikan bahwa jangan ganggu saya dengan isu capres pencapresan,” ucapnya,
Jumat (27/5).
Saat ini, dijelaskan Firli, pihaknya tengah fokus menyingkirkan korupsi dari Indonesia dengan berbagai cara. KPK juga tengah memberikan pendidikan politik cerdas terhadap para peserta pemilu.
“Saat ini KPK sedang melakukan pendidikan politik cerdas dan berintegritas untuk semua parpol, penyelenggara pemilu, dan peserta pemilu termasuk para penjabat kepala daerah,” tegasnya.








