Buka Rakernas IV PDIP, Megawati Singgung Polusi Udara di Jakarta

KEADILAN– Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku alergi, batuk, dan pilek lantaran kondisi polusi udara yang kian mencekik di wilayah DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan sambutan di hadapan ribuan kader PDIP, termasuk Presiden Joko Widodo dalam Rakernas PDIP ke-IV, JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2024).

“Karena ibu saja sekarang ini bukan batuk pilek, ini alergi. Alergi debu keadaaan polisi yang seperti itu,” kata Megawati.

Awalnya, Megawati melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait Badan Riset dan Innovasi Nasiona (BRIN) yang tengah melakukan penelitian mengenai CO2 (karbon dioksida).

“Saya karena di BRIN, jadi saya melihat bapak, ada sebuah kemungkinan sebenarnya dalam negosiasinya. Karena kalau saya lihat hanya orang akan membayar dengan tumbuhan. Katakan 1 meter jumlahnya mungkin seribu,” tutur Megawati.

Presiden ke-5 RI itu mengatakan, pemerintah pusat maupun Pemda DKI Jakarta, perlu menanam pohon besar agar bisa menghasilkan oksigen di Jakarta. Menurutnya, pohon besar yang berumur ratusan tahun dapat menyimpan oksigen secara efektif.

“Padahal Bapak Presiden, itu harus dilihat efektifitas bahwa yang namanya pohon-pohon besar yang umurnya bisa ratusan tahun, dan berdaun kecil itu lebih efektif untuk menyimpan Co2 dan mengeluarkan oksigen,” terangnya.

“Apa artinya? Kalau hanya terhitung dengan seribu pohon, maka menurut saya sebenarnya jumlah itu harus dinaikkan,” pungkas Megawati.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan