Ingat! Besok Penyekatan PPKM Darurat DKI Jakarta Bertambah Jadi 100 Titik

 

KEADILAN- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah titik penyekatan dalam rangka pemberlakuan Pembatasan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jakarta dan kota-kota satelit lainnya menjadi 100 titik.

Titik penyekatan ini ditambah karena mobilitas masyarakat Jakarta dan sekitarnya di masa PPKM Darurat tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Penambahan titik penyekatan yang kini menjadi 100 titik ini meliputi 19 titik di dalam kota, 10 titik perbatasan kota, 29 titik di wilayah penyangga ibukota, 15 titik di ruas tol, dan 27 titik di sepanjang ruas jalan Sudirman-Thamrin

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yoga mengatakan, meski terjadi penurunan mobilitas di titik penyekatan dengan wilayah penyangga, mobilitas masyarakat di dalam kota justru meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Ini ada 100 titik penyekatan baru yang akan kita laksanakan mulai besok pagi pukul 06.00 WIB,” kata Sambodo di Poda Metro Jaya, Rabu (14/7/2021).

Sambodo mengimbau kepada maayarakat yang bekerja di sektor esensial dan kritikal supaya menyesuakan diri bergerak sejak pukul 6.00 hingga 10.00, karena berdasarkan pengamatan selama beberapa hari PPKM darurat yang bergerak di atas pukul 10.00 WIB adalah masyarakat di luar sektor esensial dan kritikal.

“Lalu shif kedua pada pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Di jam ini hanya tenaga kesehatan dokter, perawat, serta TNI/Polri yang diperbolehkan. Sedangkan pukul 22.00 sampai 06.00 WIB penyekatan tidak akan dilakukan,” tegas Sambodo.

Penyekatan Sempat Menimbulkan Kemacetan

Seperti diketahui, kemacetan sempat mewarnai penyekatan di beberapa titik jalan di Jakarta pada masa PPKM darurat diberlakukan 3 Juli 2021 lalu. Kemacetan terjadi karena adanya pemeriksaan kendaraan oleh petugas di lapangan.

Akibatnya, para pengendara tertahan di titik lokasi penyekatan sehingga menimbulkan kemacetan panjang. Teknis penyekatan yang dilakukan aparat gabungan TNI/Polri sempat menuai protes dari pengguna jalan.

Kritikan masyarakat itu langsung direspon Ditlantas Polda Metro Jaya dengan melakukan kanalisasi.

Kanalisasi dilakukan dengan memisahkan kendaraan dan membaginya ke dalam beberapa jalur. Untuk tenaga kesehatan disiapkan jalur khusus.

Ada empat titik penyekatan yang dilakukan kanalisasi yakni di Lenteng Agung, Kalideres, Lenteng, Kalimalang, dan di depan pabrik Panasonic Jl Raya Bogor.

Darman Tanjung