KEADILAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Padangsidimpuan menyampaikan bahwa hingga saat ini ada 3 (tiga) orang warga Padangsidimpuan dinyatakan positif Covid-19.
“Ketiga orang tersebut, AS (56) seorang warga sipil, kemudian RL (44) seorang anggota Polri dan BWS (34) seorang dokter. Dan, Ketiganya terinfeksi di Kota Medan,” kata Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri. Saat memberikan keterangan itu, Sopian didampingi Kadis Kominfo Islahuddin Nasution, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ali Ibrahim Dalimunthe, dan Kabag Komunikasi Pimpinan Nurcahyo Budi Susetyo, Selasa (16/6).
Dijelaskan Sopian, pasien pertama AS, (56) warga yang sedang menjalani perobatan penyakit yang sudah lama diidapnya di Medan. Dan, pasien wanita tersebut sudah tinggal di Medan sejak 2 November 2019, namun masih berstatus warga Kota Padangsidimpuan. Diduga selama menjalani perobatan itu, AS terinfeksi Covid-19.
Kemudian, pada 21 April 2020, pasien AS meninggal dunia dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19 di Simalingkar, Medan. Pada 5 Mei 2020, sesuai hasil RT-PCR di Rumah Sakit Univeritas Sumatera Utara, hasil swabnya positif Covid-19.
Pada 11 Mei 2020 Gugus Tugas PP Covid-19 mendatangi keluarganya di Padangsidimpuan dan dilakukan rapid test di Puskesmas Sadabuan dan hasilnya non-reaktif selain itu sesuai surat pernyataan keluarga, AS sudah enam bulan di Medan dan tidak pernah pulang.
Kemudian RL yang merupakan anggota Polri sebelumnya juga melakukan perjalanan ke Kota Medan. Pulang dari Medan, pada 29 Mei 2020, RL menjalani rapid test dan hasilnya reaktif.
Setelah menjalani isolasi mandiri 10 hari, pada 9 Juni 2020, kembali dilakukan rapid test dan hasilnnya tetap reaktif. Akhirnya RL melakukan pemeriksaan mandiri ke salah satu rumah sakit di Medan.
Pada 10 Juni 2020, dilakukan pengambilan sampel swab dan setelah dilakukan RT-PCR, hasilnya positif. Hal ini juga diperkuat surat Dinas Kesehatan Provsu tertanggal 12 Juni 2020. Saat ini RL dirawat di salah satu rumah sakit di Medan.
Kemudian, Gugus Tugas melakukan tracking dan kemudian uji rapid test terhadap 10 orang kontak erat pasien RL, hasilnya non reaktif. Tiga dari 10 orang itu juga sudah dilakukan uji sampel swab, hasilnya negatif.
Meski demikian, ke-10 orang itu menjalani isolasi mandiri di Kota Padangsidimpuan.
Kemudian, BWS yang berpropesi sebagai dokter dan sedang menjalani pendidikan spesialis bedah di Medan. Sudah hampir setahun tidak pulang, namun masih berstatus sebagai warga Kota Padangsidimpuan.
Sesuai surat pernyataan pihak keluarga di Kota Padangsidimpuan, BWS saat ini tinggal di Medan. Sudah lama tidak pulang, termasuk pada Hari Raya Idul Fitri kemarin.
Dijelaskan, pengambilan sampel swab terhadap RL dan BWS baru dilakukan satu kali.
Terkait tiga warga Padangsidimpuan yang positif Covid-19 ini, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo dan Sekretaris Gugus Tugas PP Covid-19 berharap agar masyarakat tidak panik menyikapinya. “Tetap patuhi protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman, sering cuci tangan pakai sabun serta hindari keramaian,” kata Kadis Kesehatan.
Dony Sinaga






