KEADILAN – Terpilihnya Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mendampingi Anies Baswedan telah meninggalkan kursi “empuk” di DPR. Setidaknya, dalam waktu yang tidak lama, kursi kosong partai Gerindra tersebut pun akan terisi melalui pergantian antar waktu (PAW).
Proses PAW ini sendiri telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) pada Pasal 239 sampai Pasal 243. Hal ini juga yang dipedomani oleh Komisi Pemilihan Umum.
Saat ini, KPU sedang menanti surat dari DPR terkait upaya PAW tersebut. Komisioner KPU Hasyim Asy’ari kepada KEADILAN menjelaskan mekanisme yang ditempuh dalam menentukan pengganti dalam PAW tersebut.
Menurutnya, PAW berdasarkan usul partai ke DPR dan selanjutnya DPR menyampaikan usulan tersebut ke KPU. Kemudian, KPU memproses PAW dengan calon perolehan suara terbanyak berikutnya di Dapil yang sama, “Dasar hukumnya menggunakan UU MD3 yang mengatur PAW anggota DPR,” ujarnya, Selasa (7/4).
Lebih lanjut, Hasyim memastikan pihaknya dalam proses PAW ini hanya berhubungan dengan DPR. “Jadi, KPU sifatnya menunggu surat dari DPR. Dalam proses PAW hubungan hukum KPU hanya dengan DPR,” tegasnya.
Berdasarkan kenyataan diatas, siapakah yang berhak menjadi anggota legislatif penggantinya. Diketahui Riza terpilih sebagai anggota DPR RI pada pileg 2019 lalu dari daerah pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur. Dari dapil ini, Gerindra mendapatkan 2 kursi.
Dan bila melihat rekapitulasi suara yang dikeluarkan oleh KPU tercatat partai Gerindra memperoleh 146.064 suara. Adapun rinciannya Ahmad Riza Patria sebanyak 54.525 suara, disusul Endang Setyawati Tohari sebanyak 28.618, urutan ketiga suara terbanyak Irwan Ardi Hasman memperoleh 12.119.
Selanjutnya, dibawah Irwan ada Hasan Zainal Abidin dengan perolehan 10.449 suara, lalu urutan kelima Sukrianto Yulia yang memperoleh 10.161 suara.
Kemudian disusul Lukman Malanuang dengan memperoleh 6.544 suara, Yaya Ruyani memperoleh 6.336, Helmalia Jelita Putri sebanyak 4.044 suara dan terakhir Muhammad Nur Sukma memperoleh 3.790 suara.
Chairul Zein












